Rabu, 22 Desember 2010


PERDAGANGAN INTERNASIONAL
TEORI EKONOMI


NAMA                       : TAUFIQ RACHMAN
NPM                           : 20209760     
KELAS                      : 2 EB19


UNIVERSITAS GUNADARMA
2010




PERDAGANGAN INTERNASIONAL

Pengertian     

Untuk memenuhi kebutuhan manusia, pedagang mempunyai peranan yang sangat penting. Barang hasil produksi dapat tersalurkan ke konsumen melalui para pedagang tersebut. Mereka membeli barang untuk dijual kembali tanpa mengubah jenis/bentuknya dengan tujuan memperoleh laba disebut perdagangan. Sekarang, kegiatan perdagangan sangat luas. Perdagangan sudah merambah wilayah antarnegara (internasional). Proses tukar-menukar barang atau jasa yang terjadi antara satu negara dengan negara yang lain inilah yang disebut perdagangan internasional. Dalam perdagangan antarnegara tersebut melibatkan eksportir dan importir. Secara universal perdagangan internasional dapat diartikan sebagai perdagangan yang dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain atas dasar kesepakatan bersama. Penduduk yang dimaksud dapat berupa antarperorangan (individu dengan individu), antara individu dengan pemerintah suatu negara atau pemerintah suatu negara dengan pemerintah negara lain. Di banyak negara, perdagangan internasional menjadi salah satu faktor utama untuk meningkatkan GDP. Meskipun perdagangan internasional telah terjadi selama ribuan tahun, dampaknya terhadap kepentingan ekonomi, sosial, dan politik baru dirasakan beberapa abad belakangan. Perdagangan internasional pun turut mendorong Industrialisasi, kemajuan transportasi, globalisasi, dan kehadiran perusahaan multinasional.

Penyebab Timbulnya Perdagangan Internasional
Ada beberapa tokoh yang mengemukakan teori tentang terjadinya perdagangan internasional. Tokoh tersebut di antaranya adalah Adam Smith dan David Ricardo. 

 Adam Smith
Adam Smith mengemukakan teori yang disebut Theory of Absolute Advantage (teori keunggulan mutlak). Menurut teori ini suatu negara disebut memiliki keunggulan mutlak dibandingkan negara lain apabila negara tersebut dapat memproduksi barang atau jasa yang tidak dapat diproduksi negara lain. Misalnya Indonesia memproduksi gas alam cair. Jepang tidak mempunyai sumber gas alam, tetapi mampu memproduksi mobil. Dengan demikian, terjadilah perdagangan barang antara Indonesia dan Jepang.

David Ricardo
David Ricardo mengajukan teori tentang perdagangan internasional yang disebut Theory of Comparative Advantage (Teori Keunggulan Komparatif). Menurut David Ricardo keunggulan komparatif suatu negara apabila negara tersebut dapat memproduksi suatu barang atau jasa dengan efisien dan lebih murah dibandingkan negara lain. Sebagai contoh, Indonesia dan Korea Selatan negara produsen komputer. Korea Selatan mampu memproduksi komputer dengan harga lebih murah daripada Indonesia. Korea Selatan memiliki keunggulan komparatif dibandingkan Indonesia dalam memproduksi komputer. Indonesia akan lebih untung apabila mengimpor komputer dari Korea Selatan.
Perdagangan internasional terjadi karena adanya hal-hal berikut :
  •          Perbedaah hasil produksi
  •          Perbedaan harga barang
  •          Adanya keinginan meningkatkan produktivitas
  •          Keragaman/diversitas sumber daya alam
  •          Perbedaan selera 
Faktor Penghambat Perdagangan Internasional
Seringkali terdapat banyak hambatan dalam melakukan perdagangan internasional. Hambatan itu ada yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Adapun hambatan tersebut antara lain, sebagai berikut.
  •          Tidak amannya suatu Negara
  •          Kebijakan ekonomi internasional yang dilakukan oleh pemerintah
  •          Tidak stabilnya kurs mata uang asing.
Perbedaan Perdagangan dalam Negeri dan Luar Negeri
Terdapat beberapa perbedaan antara perdagangan dalam negeri dan perdagangan internasional. Perbedaan tersebut antara lain sebagai berikut.
  •         Jangkauan wilayah
  •         Cara pembayaran
  •         Sistem distribusi
  •         Peraturan yang berlaku
  •        Tingkat persaingan
  •        Satuan ukuran dalam berat, panjang, dan isi
  •     Biaya angkutan 
  •         Tatap muka langsung penjual dan pembeli. 
Dampak Perdagangan Internasional
Perdagangan internasional mempunyai dampak pada negara-negara yang terlibat. Dampak tersebut ada yang positif dan ada yang negatif.

Dampak Positif
  •          Mempererat persahabatan antarbangsa
  •          Menambah kemakmuran Negara
  •          Menambah kesempatan kerja
  •          Mendorong kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
  •          Sumber pemasukan kas negara
  •          Menciptakan efisiensi dan spesialisasi
  •          Memungkinkan konsumsi yang lebih luas bagi penduduk suatu Negara

Dampak Negatif
  •          Adanya ketergantungan suatu negara terhadap negara lain
  •          Adanya persaingan yang tidak sehat dalam perdagangan internasional
  •          Banyak industri kecil yang kurang mampu bersaing menjadi gulung tikar
  •          Adanya pola konsumsi masyarakat yang meniru konsumsi negara yang lebih maju
  •          Terjadinya kekurangan tabungan masyarakat untuk investasi
  •          Timbulnya penjajahan ekonomi oleh negara yang lebih maju
  •          Neraca Perdagangan dan Neraca Pembayaran
 
  DAFTAR PUSTAKA  






0 komentar:

Poskan Komentar

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!